Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2014

Teknologi Pengawetan Dan Pengolahan Kulit

Teknologi Pengawetan Dan Pengolahan Kulit
Pendahuluan
Pemanfaatan kulit ternak /hewan untuk kepentingan manusia itu berjalan searah dengan perkembangan peradaban manusia. Dari keseluruhan produk sampingan hasil pemotongan ternak, maka kulit merupakan produk yang memiliki nilai ekonomis yang paling tinggi. Berat kulit pada sapi, kambing dan kerbau memiliki kisaran 7-10% dari berat tubuh Secara ekonomis kulit memiliki harga berkisar 10-15% dari harga ternak .
Sejak masa prasejarah pemanfaatan kulit telah dikenal oleh masyarakat. Hal tersebut terbukti dari peninggalan tertulis maupun pahatan/relief pada batu yang menunjukkan bagaimana proses pengolahan kulit dan kegunaannya pada manusia sebagai pakaian serta rumah tenda dari bahan kulit (bangsa Indian).Di Semenanjung Asia terutama India dan China ditemukan bukti tertulis. Di Afrika khususnya Mesir ditemukan pakaian dari kulit yang dipakai untuk membungkus mummy. Di Eropa, pengembaraan bangsa Moor telah membawa budayanya sampai Spanyol sehingga teknologi pengolahan kulit berkembang sampai negara-negara Eropa lainnya. Di Museum Berlin disimpan batu yang menggambarkan proses pengolahan kulit harimau. Demikian pula di British Museum kini tersimpan pakaian dan sepatu dari kulit (mummy) dari masa prasejarah. Perkembangan proses pengolahan kulit secara sederhana dan pemanfaatannya di Asia disebarkan ke Asia dan Afrika oleh Marcopolo.
Potensi hasil ikutan berupa kulit di Indonesia masih sangat besar, hal ini disebabkan masih sedikitnya industri besar yang mengelola secara intensif. Kalaupun ada kapasitasnya belum mampu memenuhi permintaan pasar. Sebagai contoh industri kulit hanya mampu menghasilkan 350.000.000 sqft/tahun sedangkan permintaan untuk industri alas kaki maupun untuk barang jadi sebesar 673.000.000 sqft/tahun sehingga setiap tahunnya terjadi kekurangan 323.000.000 sqft.

Rabu, 19 Februari 2014

Cara Mengolah Lidah Buaya

Cara Mengolah Lidah Buaya



Lidah buaya atau Aloe Vera, selama ini dikenal sebagai salah satu tanaman penghias taman. Bentuknya yang indah dan unik memang menjadikan ia segar dipandang mata. Di balik keelokannya, Aloe Vera juga menyimpan sejuta manfaat bagi manusia. Abad ini, lidah buaya tak lagi dikenal semata-mata sebagai tanaman hias saja. Ia telah dibudidayakan dalam skala besar sebab pangsa pasarnya telah merambah hampir semua lini industri, sebut saja indusri kuliner, pengobatan dan juga kosmetika. Mungkin Anda telah mahfum dengan kosmetika juga obat-obatan berbahan lidah buaya. Lantas bagaimana dengan kuliner? Apa lidah buaya nikmat dikonsumsi? Artikel ini akan menjawab pertanyaan Anda. Kami menyajikan beberapa resep kuliner berbahan utama tanaman ini. Selain nikmat, konsumsi lidah buaya juga dipercaya bisa meningkatkan kesehatan kita. Berikut kami sajikan beberapa cara mengolah lidah buaya khusus untuk Anda. Silahkan dicoba.


Pengolahan Pertama

Sebelum daging lidah buaya siap untuk diolah menjadi berbagai macam kulinr, terlebih dahulu Anda harus meracik daging tersebut dengan beberapa bahan sebab memang rasa asli lidah buaya sedikit getir dan berbau. Rasa ini akan membuat olahan lidah buaya Anda kurang nikmat. Bagimana cara mengolah lidah buaya agar rasanya pas? Berikut langkah demi langkahnya:
Pertama cuci lidah buaya Anda sampai bersih. Dan kemudian pisahkan kulit lidah buaya dengan daging dalamnya yang berlendir.
Kemudian cuci daging lidah buaya dengan air bersih dan mengalir agar lendirnya hilang. Selanjutnya, potong dadu.
Rendam daging lidah buaya tersebut dengan larutan air garam selama 20 menit. Setelah cukup, bilas lagi. Jika belum bersih, Anda bisa mengulangi langkah ini beberapa kali.
Setelah lidah buaya bebas dari lendir dan bau, dagingnya kemudian direbus di air mendidih dengan durasi kira-kira 15 menit. Tambahkan juga dua atau tiga simpul daun pandan agar lidah buaya lebih nikmat.
Daging lidah buaya yang telah diolah tersebut siap untuk Anda racik menjadi beberapa jenis minuman dan makanan nikmat. Jika Anda menyukai jus, berikut kami sajikan cara mengolah lidah buaya menjadi jus nikmat dan segar:

Siapkan bahan-bahan berupa:
Daging lidah buaya secukupnya.
Batu es secukupnya.
Air perasan lemon, 1 sendok teh.
Madu kental sebanyak 3 sendok makan.
Buah tambahan, bisa jeruk, anggur atau buah dengan citrus lainnya.
Cara membuat jus lidah buaya:

Masukkan potongan daging lidah buaya ke dalam mesin blender bersama dengan buah tambahan misalnya anggur. Campur juga dengan bahan-bahan lainnya seperti batu es, madu dan juga air perasan lemon. Nyalakan mesin dan blender semua bahan hingga lumat sempurna. Selanjutnya, jus telah jadi dan siap Anda nikmati.

Masih ada banyak cara mengolah lidah buaya lainnya. Anda bisa mengkreasikannya sesuai dengan selera dan kegemaran Anda sehingga manfaat lidah buaya dapat diperoleh secara maksimal. Penganan berbahan utama lidah buaya cukup nikmat dan tentu sehat. Selamat mencoba di rumah ya!


 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes